Selain pertanian, Bahar memandang UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Sektor ini mampu menyerap tenaga kerja, membuka peluang usaha, dan menggerakkan ekonomi desa hingga perkotaan. Ia mendukung berbagai program pelatihan, literasi bisnis, serta penguatan kapasitas pelaku usaha lokal agar usaha kecil bisa naik kelas.

UMKM dan Ekonomi

Bahar menekankan bahwa ekonomi kreatif, mulai dari kuliner, kriya, pariwisata desa, hingga produk turunan komoditas pertanian, adalah ruang besar yang harus diperkuat. Dukungan terhadap UMKM bukan hanya soal bantuan modal, tetapi juga membangun ekosistem yang sehat: akses pasar, branding produk, kualitas hasil, dan kolaborasi komunitas.