Pangkalpinang, Bangka Belitung – Bahar Buasan, yang kini menjabat sebagai Wakil Rakyat di DPD RI, memiliki perjalanan hidup yang penuh inspirasi. Dulu hanya seorang kenek tukang batu, Bahar berhasil melewati berbagai rintangan dan tantangan hidup untuk mencapai kesuksesan yang kini ia nikmati. Keberhasilannya ini berakar dari kegigihan, kerja keras, dan pentingnya pendidikan sepanjang hidup.

Berasal dari keluarga sederhana di Pangkalpinang, Bahar pernah mengalami masa-masa sulit yang membuatnya harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mulai dari buruh bangunan, bertani, hingga menjual sayur dan kue keliling, Bahar tak pernah menyerah dalam menjalani hidup. Ia terus berjuang hingga akhirnya mampu menempuh pendidikan tinggi dan meraih gelar sarjana hukum dari Sekolah Tinggi Teknologi Mandala.

Bahar selalu memegang teguh filosofi hidup yang diwariskan oleh neneknya, “kita boleh miskin, tapi harus sekolah”. Ia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk membuka peluang dan memperbaiki nasib. Prinsip ini membentuk semangat belajar dan ketekunan Bahar, yang terus berjuang meski menghadapi kesulitan.

Selain itu, semangat pantang menyerah, keterbukaan terhadap pengalaman baru, serta aktif di organisasi kepemudaan menjadi bagian penting dari perjalanan Bahar yang akhirnya membawanya terpilih sebagai anggota DPD RI tiga periode untuk mewakili Bangka Belitung.

Tekad kuat, kedisiplinan, dan kepedulian sosial menjadi landasan bagi Bahar dalam membangun karakter sebagai pemimpin inspiratif. Kini, ia tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga terus berjuang untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong generasi muda untuk pantang menyerah dalam meraih cita-cita mereka. Bahar menjadi contoh nyata bahwa dengan kerja keras, pendidikan, dan semangat juang, segala hal dapat terwujud.