Bangka Tengah, Indonesia – Pada 8 April 2025, Kebun Perubahan BBM (Bahar Buasan Melayani) kembali menjadi pusat gerakan keberlanjutan, saat Bahar Buasan bersama Polda Kepulauan Bangka Belitung melakukan kegiatan penanaman pohon dan panen alpukat di Desa Baskara Bakti, Namang, Bangka Tengah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus berkontribusi pada penghijauan lingkungan untuk mengurangi polusi udara.

Bahar Buasan, yang telah lama aktif mengembangkan sektor perkebunan, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan kontribusi langsung untuk masa depan daerah. “Kita ingin penanaman pohon membawa manfaat ganda—untuk lingkungan yang lebih hijau, udara yang lebih bersih, dan ekonomi masyarakat yang lebih baik,” ujar Bahar, menjelaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam secara bijak dapat memberikan dampak positif dalam berbagai aspek, mulai dari lingkungan hingga ekonomi lokal.
Pada kesempatan tersebut, bibit alpukat unggul Roro HP 007 2025 ditanam sebagai langkah strategis untuk memperluas varietas produksi dan memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi bagi masyarakat sekitar. Tanaman alpukat ini diharapkan dapat menjadi komoditas unggulan yang memperkuat ketahanan pangan di daerah sekaligus meningkatkan pendapatan petani lokal.
Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo memberikan apresiasi atas keberhasilan panen dan konsistensi Bahar dalam mengelola lahan pertanian. Ia menyebut inisiatif ini sebagai langkah konkret untuk menghadapi tantangan ketahanan pangan di masa depan dan sebagai contoh sinergi positif antara masyarakat dan aparat keamanan. “Inisiatif seperti ini harus dicontohkan dan didukung, karena selain memberikan manfaat ekonomi, juga berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Irjen Hendro.
Melalui Kebun Perubahan BBM, Bahar Buasan tidak hanya membangun perkebunan, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang pentingnya keberlanjutan, kolaborasi, dan kecintaan terhadap lingkungan. Program ini bertujuan untuk melibatkan lebih banyak masyarakat dalam gerakan pangan berkelanjutan dan penghijauan, yang diharapkan dapat menjadi solusi terhadap masalah ketahanan pangan dan kerusakan lingkungan yang dihadapi oleh Indonesia.
Dengan adanya program ini, Bahar berharap agar lebih banyak masyarakat yang terinspirasi untuk berpartisipasi dalam gerakan penghijauan dan ketahanan pangan, yang tidak hanya akan memberikan manfaat langsung bagi mereka, tetapi juga untuk keberlanjutan lingkungan hidup yang lebih sehat dan produktif di masa depan.

