Laporan ini menyajikan strategi transformasi ekonomi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dari ketergantungan pada industri timah menuju ekonomi berbasis pengolahan yang berkelanjutan. Cadangan timah yang semakin menipis, fluktuasi harga global, dan degradasi lingkungan memaksa Babel mencari sumber pertumbuhan alternatif. Industri pengolahan kini telah menjadi sektor terbesar dalam PDRB (19-21%), menandai transisi yang sudah berlangsung.
Babel memiliki tujuh sektor komoditas unggulan yang dapat dihilirisasi. Di sektor perkebunan, lada putih Muntok menjadi primadona dengan Indikasi Geografis terdaftar dan reputasi internasional, di samping kelapa, sawit, karet, kakao, dan kopi. Sektor pangan dan hortikultura menawarkan varietas lokal unik seperti durian Klamunod dan alpukat Roro. Sektor peternakan memiliki ayam Merawang sebagai plasma nutfah asli Bangka. Sektor perikanan dan kelautan menyimpan potensi besar untuk KJA, tambak udang, dan rumput laut. Sektor pariwisata, perdagangan, dan industri pengolahan melengkapi ekosistem hilirisasi ini.
Strategi dibangun di atas tiga pilar: infrastruktur pengolahan (pabrik mini, laboratorium R&D, cold storage), SDM dan keterampilan (petani milenial, smart farming), serta kemitraan ekonomi dan pasar (branding, akses ekspor). Pendekatannya bersifat dual-track: Track 1 untuk kedaulatan pangan lokal (beras, jagung, ikan, ayam Merawang) dan Track 2 untuk agroindustri ekspor (lada Muntok, VCO, oleochemical, kakao).
Ekosistem pendukung mencakup harmonisasi regulasi pusat-daerah, insentif fiskal (tax holiday, KUR, subsidi sertifikasi), serta fasilitasi sertifikasi internasional (IG, organik, fair trade, HACCP, halal) sebagai “paspor” ke pasar premium global.
Rekomendasi utama meliputi: penyederhanaan perizinan melalui sistem single window, pembangunan infrastruktur pengolahan komunal di setiap kabupaten, program pelatihan SDM dan regenerasi petani, subsidi sertifikasi produk unggulan, serta pengembangan branding terpadu untuk produk khas Babel.

Strategi Hilirisasi Komoditas Unggulan Bangka Belitung