Jakarta, Indonesia – Pada 26 Mei 2025, Dr. Bahar Buasan, ST., MSM., M.Sc., Pimpinan Komite I DPD RI, memberikan ceramah pembekalan yang inspiratif kepada 465 siswa Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Inklusif Bintara Polwan Angkatan 57 dan Diktuk Bakomsus Ketahanan Pangan TA 2025 di Sekolah Polisi Wanita (SPN) Jakarta. Acara ini menjadi bagian dari upaya untuk membekali calon polisi wanita (Polwan) dan anggota Bakomsus dengan wawasan dan motivasi yang relevan dalam menghadapi tantangan kepemimpinan dan ketahanan nasional.

Dalam ceramahnya, Bahar Buasan mengangkat topik “Transformasi Kepemimpinan Calon Polisi Wanita RI,” dengan fokus pada pentingnya pengembangan karakter, integritas, dan kemampuan adaptasi di era modern. Bahar menekankan bahwa pemimpin Polri, terutama Polwan, harus mampu meng-inspirasi dan memberdayakan tim, bukan hanya memberikan perintah. Ia juga mengingatkan bahwa para pemimpin Polri harus siap menghadapi tantangan yang lebih kompleks, termasuk isu kesetaraan gender dan perkembangan teknologi.
Bahar juga menyoroti pentingnya kolaborasi antar-lembaga untuk mendukung ketahanan nasional, terutama dalam sektor ketahanan pangan. Ia menjelaskan bahwa Polri tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga memainkan peran penting dalam pembangunan nasional, salah satunya melalui peran Bakomsus Ketahanan Pangan dalam menjaga stabilitas pangan Indonesia. “Polri harus menjadi pelopor dalam menjaga ketahanan pangan nasional, bersama dengan lembaga lain yang memiliki fokus serupa,” ungkap Bahar.
Kombes Pol Dr. Melda Yani, Kepala SPN Polwan, memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran Bahar Buasan sebagai narasumber. Ia menyampaikan bahwa perspektif baru tentang kepemimpinan berbasis nilai dan inovasi yang dibawakan Bahar sangat memberikan motivasi kepada para peserta. Bahar tidak hanya membahas teori kepemimpinan, tetapi juga memberikan contoh praktis dan motivasi yang relevan dengan kehidupan nyata, terutama dalam mengembangkan kepemimpinan inklusif di tengah tantangan yang dihadapi Polwan masa kini.
Peserta acara tampak antusias dalam mengikuti sesi tanya jawab, yang sebagian besar difokuskan pada penguatan peran Polwan di masyarakat dan strategi kepemimpinan inklusif. Bahar memberikan motivasi agar Polwan masa kini tidak hanya menjadi aparat penegak hukum yang kompeten, tetapi juga agen perubahan yang tangguh, baik di lingkungan kepolisian maupun di masyarakat luas.
Acara ini ditutup dengan penyerahan cenderamata dari Sekolah Polisi Wanita (SPN) kepada Dr. Bahar Buasan sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya. Kegiatan ini memberikan bekal berharga kepada para siswa, yang kini siap menghadapi tantangan dengan integritas dan kompetensi yang lebih unggul dalam menjalani pendidikan dan pengabdian mereka sebagai polisi wanita di masa depan.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa kepemimpinan berbasis nilai dan kolaborasi antar-lembaga adalah kunci dalam menciptakan Polri yang profesional, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks dalam pembangunan bangsa.

